Rabu, 06 April 2016

Lembar 158

hati
tempat daku mencari
untuk sesekali bertanya lagi
kemana perginya nurani
  
menahan
rasa yang sudah tak sejalan
layaknya mayat yang berjalan
sunyi dari perasaan

tentang hampa yang kulalui
cemas yang kuresapi
dimana harus kucari
nurani didalam hati

bisiknya namun terdengar
samar saat gusar menjalar
namun saat ku tenang bersandar
kau menghilang tak berakar

aku hati nurani
kapan bertemu lagi
lama datang namun cepat pergi
menunggunya mungkin penantian yan tak pasti

oh nurani

Tidak ada komentar:

Posting Komentar