Rabu, 30 Maret 2016

Lembar 189


aku hanya mendengusmu
dan kau menjadi jalang
melata merupa elang
melambung melang lang awang

meliuk menempuh biru
mendung hitam rona kupandang
gemuruh kilat adalah erang
rintik hujan peluh tertuang

badai menggenangku
menderu pun akhirnya tumbang
kudekap lekuk sembarang
menari dihembus desah rumput ilalang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar