bohong akhirnya aku kalah juga
terpaksa bukan berarti tak sudi
berat untuk sebuah jawaban tak berhujung
perlu waktu
tak juga ingin disalah makna
seakan ditakdirkan untuk pergi
seperti angin yang terasa dingin
kasat mata tak bisa untuk dipandang
kembali tanpa harus ada penjelasan
seharusnya pula tak perlu lagi ada tirai
namun puncaknya terlalu malu untuk mengaku
titik dimana merasa menjadi pengecut sejati
aku rindu
ya, terlalu rindu
terlalu bosan untuk rindu
terlalu bosan menghilang
asing
semakin asing
amat terasing
andai saja jawabanku dulu
masih tersimpan dibenakku
mungkin tak ada yang membekas
dan tak ada jeda yang melintas
dan kini aku berdiri disini dan terlalu waras
untuk mengaku bahwa diriku
masih gila seperti dulu
meskipun itu tanpamu