Kamis, 28 April 2016

Lembar 140


mungkin kan indah akhirnya
andai kau ada disini
tuk lambaikan tangan
tanda perpisahan
    sebelumnya mungkin kau ratapi
    dan akulah penyeka air matamu
    tuk terakhir kali 
    sebelum pergi
kau tak dapat mencegah
berat hati tuk melangkah
         pergi dan aku kan mengingat selalu
         hal-hal sederhana saat kita bersama
         bagiku teramat manis mengenangnya
         apa kau juga akan rindu, batinku
kuharap pun begitu
tertulis puisi terakhir bertinta biru
dibalik pintu ruang ratapmu
agar tak sampai kau mencariku