Lembar 131
ikat janji yang terlepas
menyisakan gundah cemas
takut untuk rindu
malu pula bertemu
kadang hasrat ingin bersua
sesekali bercengkrama
ceritakan masa yang lalu
samarkan jengah dan pilu
akhir pertemuan yang lalu
aku tak sempat katakan itu
seakan kau tak mau peduli
engkau malah menjauh berlari
aku terpaku
hanya terpaku
terus terpaku
aku kosong
terasa kosong
hanya kosong
percuma berlari mengejar
berdiri pun aku gemetar
mengigil hingga lama
melepas cinta pertama
Lembar 132
buka hati | cemas rasa | takut
pergi
ingat janji | yakin rasa |
teman sepi
pintu hati | jalan jiwa | tak terbuka
hilang kunci|masih ada
|cari saja
lorong – lorong kalbu
disana terabaikan
tersembunyi selalu
di sudut kebencian
ruang sekitar
itu
ruang tanpa
penerangan
gelap dingin
tanpa lampu
darah pernah
berceceran
mata dalam gelap | bisakah kau
melangkah bebas
hirup udara pengap | masihkah
kau bernafas bebas
duhai |
cahaya cinta |
nafas asmara |
atau kau hanya |
badai sahara |
| yang
| datangi jiwa
| mencari cinta
| ataukah hanya
| membuat luka