Berkaca Tanpa Mata
Puisi dari Diary
Rabu, 30 Maret 2016
Lembar 196
Gejolak
mata tak urung mengantuk
terkujur sendiri melapuk
kesumat kelit berkecamuk
kering tak berkerak
air mata lantak
hiraukan penyalak
pilu nan pelik
padamu tertarik
menjadi pemilik
bayang bayang buruk
salak semakin mengutuk
hati remuk redam tertumbuk
Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda