Rabu, 30 Maret 2016

Lembar 174

kelam hati mengurung diri
semakin menjadi melupa nurani
masihkah pantas bersanding hari

            fajar waktu shubuh
            yang berpijar serta teduh
            benak batin bergemuruh

bulan bintang
bertebar benih cahaya
namun tak ubah nyata

           buai bimbang
           bentang langit malam sirna
           khilaf tinggi tenggelam durja

Tidak ada komentar:

Posting Komentar