kelam
hati mengurung diri
semakin menjadi melupa nurani
masihkah pantas bersanding hari
fajar waktu shubuh
yang berpijar serta teduh
benak batin bergemuruh
bulan bintang
bertebar benih cahaya
namun tak ubah nyata
buai bimbang
bentang langit malam sirna
khilaf tinggi tenggelam durja
semakin menjadi melupa nurani
masihkah pantas bersanding hari
fajar waktu shubuh
yang berpijar serta teduh
benak batin bergemuruh
bulan bintang
bertebar benih cahaya
namun tak ubah nyata
buai bimbang
bentang langit malam sirna
khilaf tinggi tenggelam durja
Tidak ada komentar:
Posting Komentar