Rabu, 30 Maret 2016

Lembar 171

buntalan kain putih piyamaku
tanah kering kasur bantalku
deretan papan selimutku

jangankan bidadari
diri meresah setengah mati
hidupku dulu hewan berkaki

cawan, makan, kepuasan
hasrat hasrat tersalurkan
tak terhitung ketamakan

hidup seakan baru saja terjadi
terhanyut tanpa pernah mengingat mati
siksa siksa menunggu pasti

sesal sesal menghantui
terlambat, aku sudah mati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar